
Catatan lapangan · Raja Bintang 01
Sebelum naik Raja Bintang 01: daftar periksa keselamatan dan kenyamanan dari seorang pemandu
Diperbarui 4 November 2026
Sebelum open trip 3D2N atau private charter di Raja Bintang 01, saya memakai satu daftar keselamatan kapal phinisi: perlengkapan keselamatan yang dibawa kapal (rakit penyelamat, 30 jaket pelampung, 4 pelampung lingkar, dan 8 alat pemadam api), radio dan AIS, tender, kabin, serta enam pertanyaan untuk kru. Separuh daftarnya bisa Anda cek sendiri.
Penulisnya, dan alasan tulisan ini berbentuk daftar
Saya Jewel, pemandu dan surveyor kapal di Komodo Explorer. Tugas saya sebelum kapal berangkat sederhana saja: berkeliling kapal bersama kru, menanyakan letak setiap barang, dan memastikan jawabannya sama dengan yang akan diterima tamu seandainya terjadi sesuatu.
Tulisan ini adalah keliling itu, dicatat untuk Raja Bintang 01, phinisi 24 m dengan 6 kabin dan kru berjumlah 6. Isinya tiga bagian: apa yang dibawa kapal, apa yang saya tanyakan kepada kru, dan apa yang bisa Anda periksa sendiri dalam satu jam pertama di kapal. Tidak ada yang butuh keahlian surveyor. Kebanyakan cukup dengan satu orang yang mau bertanya.
Rakit, jaket, pelampung, pemadam: butir demi butir
Satu rakit penyelamat
Saya tanya di mana rakit disimpan, siapa di kru yang melepaskannya, dan kapan terakhir diservis. Rakit hanya berguna kalau ada orang yang tahu cara melepasnya.
30 jaket pelampung
Enam belas tamu ditambah 6 kru berarti 22 orang, jadi tiga puluh jaket masih menyisakan cadangan. Saya tanya di mana jaket disimpan, apakah talinya bisa dikencangkan, dan berapa yang ukuran anak, karena anak yang memakai jaket dewasa justru tidak aman.
4 pelampung lingkar
Saya cari di kedua sisi dek: harus mudah dijangkau dan tidak diikat mati.
8 alat pemadam api
Saya tanya mana yang untuk ruang mesin, mana untuk dapur, dan mana untuk lorong kabin, lalu saya baca jarum tekanan dan tanggal di tabungnya satu per satu.
Radio, posisi, dan tender
Kapal membawa GPS (Garmin), AIS, dan kompas, radio Icom IC-M220 serta radio genggam, dan tender speedboat bermesin Suzuki 15 HP. Mesin utamanya Mitsubishi 6D14.
Begitu naik, minta kru memperlihatkan GPS yang menunjukkan posisi, AIS yang menyala, dan radio yang membalas panggilan; tidak perlu alat apa pun untuk mengeceknya. Dengan AIS, kapal lain bisa melihat posisi kapal Anda, tetapi hanya selama alatnya hidup. Saya tanya berapa tamu yang diangkut tender sekali jalan dan di mana bahan bakarnya disimpan, karena setiap kali turun ke pantai, tender itulah yang dipakai.
Kabin, tangga, dan kamar mandi bersama
Kabin Master di dek atas dan kabin Deluxe masing-masing punya balkon pribadi. Kabin Master, Deluxe, dan dua kabin Private punya kamar mandi sendiri, sedangkan dua kabin Sharing berbagi satu.
- Pagar balkon dan kait pintu: pagarnya cukup tinggi untuk anak, dan pintunya tetap tertutup ketika kapal oleng.
- Tangga ke dek atas: ada pegangan, dan anak tangganya tidak licin saat basah.
- Kamar mandi bersama, yang dipakai sampai delapan tamu: kunci, lampu, ventilasi, dan lantai yang airnya cepat mengalir.
- AC kabin dan stopkontak: saya tanya kru kapan listrik menyala, supaya tamu tahu kapan mengisi daya. Daftarnya pendek, tetapi tidak ada butir yang boleh dilewatkan.
Enam pertanyaan yang saya ajukan kepada kru
- Di mana rakit penyelamat, dan siapa yang melepaskannya?
- Bisakah Anda tunjukkan AIS menyala dan radio menjawab?
- Alat pemadam mana yang menjaga ruang mesin, dan tanggal berapa tertera pada masing-masing?
- Berapa jaket pelampung anak di kapal hari ini, dan siapa yang membagikannya?
- Apakah kamar mandi bersama bisa dikunci dan lampunya menyala dengan baik?
- Siapa yang berjaga ketika kapal bermalam di jangkar, dan bagaimana jangkarnya diperiksa?
Saya ingin setiap jawaban datang dari orang yang memang akan turun tangan. Kalau Anda menginginkan jawaban yang sama sebelum membayar, tanyakan kepada kami, dan kami kirim secara tertulis.
Yang Anda cek sendiri di jam pertama
Untuk tetap aman, Anda tidak perlu daftar saya; cukup beberapa menit setelah naik kapal.
- Temukan jaket pelampung Anda, dan milik anak-anak Anda, lalu coba kenakan satu.
- Catat alat pemadam terdekat dan jalan dari kabin ke dek terbuka.
- Tanyakan kepada kru di mana pelampung lingkar berada dan siapa yang dihubungi pada malam hari.
- Pakai sepatu yang tidak licin di dek basah dan di titian.
- Beri tahu kru tentang kondisi medis atau mabuk laut apa pun dalam rombongan Anda.
Kapten memutuskan pemberhentian tiap hari dan lokasi labuh malam sesuai cuaca, dan kapal bermalam di jangkar. Trip yang aman adalah trip ketika semua orang di kapal, tamu juga, menghormati keputusan itu.
Halaman terkait
Sumber
- Raja Bintang 01 specification and safety equipment list, 2026 (2026-09-26)
- Raja Bintang 01 cabin and facility list, 2026 (2026-10-08)
- Komodo Explorer pre-departure checklist (2026-11-04)
FAQ
Raja Bintang 01 membawa alat penyelamat dan pemadam apa saja?
Rakit penyelamat, 30 jaket pelampung, 4 pelampung lingkar, dan 8 alat pemadam api, dengan GPS (Garmin), AIS, kompas, radio Icom, dan radio genggam. Tender speedboat bermesin Suzuki 15 HP membawa tamu ke darat.
Apakah jaket pelampung cukup untuk 16 tamu?
Cukup. Tiga puluh jaket untuk 16 tamu dan enam kru masih menyisakan cadangan. Sebutkan usia anak-anak saat memesan, agar ukuran anak siap untuk tanggal Anda.
Setelah naik kapal, bagian mana yang bisa saya periksa sendiri?
Jaket pelampung Anda dan milik anak-anak, alat pemadam terdekat, jalan ke dek terbuka, dan siapa yang dihubungi pada malam hari. Pakai sepatu yang tidak licin, dan kabari kru soal mabuk laut atau kondisi medis.
Bisakah saya mendapat jawaban keselamatan sebelum memesan?
Bisa. Tanyakan lewat WhatsApp, dan kami ajukan enam pertanyaan kru di halaman ini kepada kapal lalu mengirim jawabannya secara tertulis sebelum Anda membayar.
Cek ketersediaan — Raja Bintang 01
Raja Bintang 01 berlayar dengan kru sendiri; Komodo Explorer menjual kabin maupun seluruh kapal, serta mengatur pemesanan, pembayaran, dan penjemputan Anda.